AlerGi Makanan – 02

Alergi Makanan dan Autisme
02-10-2006 | Dr Widodo Judarwanto SpA (Children Allergy Center Rumah Sakit Bunda Jakarta).

Autism dan berbagai spektrum gejalannya adalah gangguan perilaku anak yang paling banyak diperhatikan dan kasusnya ada kecenderungan meningkat dalam waktu terakhir ini. Autism diyakini beberapa peneliti sebagai kelainan anatomis pada otak secara genetik. Terdapat beberapa hal yang dapat memicu timbulnya autism tersebut, termasuk pengaruh makanan atau alergi makanan.

Alergi makanan adalah suatu kumpulan gejala yang mengenai banyak organ dan system tubuh yang ditimbulkan oleh alergi terhadap makanan. Dalam beberapa kepustakaan alergi makanan dipakai untuk menyatakan suatu reaksi terhadap makanan yang dasarnya adalah reaksi hipersensitifitas tipe I dan hipersensitifitas terhadap makanan yang dasarnya adalah reaksi hipersensitifitas tipe III dan IV.

Alergi pada anak dapat menyerang semua organ tanpa terkecuali mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan berbagai bahaya dan komplikasi yang mungkin bisa terjadi. Reaksi alergi merupakan manifestasi klinis yang disebabkan karena proses alergi pada seseorang yang dapat menggganggu semua sistem tubuh dan organ tubuh.

Organ tubuh atau sistem tubuh tertentu mengalami gangguan atau serangan lebih banyak dari organ yang lain. Mengapa berbeda, hingga saat ini masih belum banyak terungkap. Tak terkecuali otakpun dapat terganggu oleh reaksi alergi. Apalagi organ terpeka pada manusia adalah otak. Sehingga dapat dibayangkan banyaknya gangguan yang bisa terjadi. Gangguan fungsi otak itulah maka timbul gangguan perkembangan dan perilaku pada anak seperti gangguan konsentrasi, gangguan perkembangan motorik, gangguan emosi, keterlambatan bicara, hiperaktif (ADHD) hingga memperberat gejala autism.

Keluhan alergi sering sangat misterius, sering berulang, berubah-ubah datang dan pergi tidak menentu. Kadang minggu ini sakit tenggorokan, minggu berikutnya sakit kepala, pekan depannya diare selanjutrnya sulit makan hingga berminggu-minggu. Bagaimana keluhan yang berubah-ubah dan misterius itu terjadi. Ahli alergi modern berpendapat serangan alergi atas dasar target organ (organ sasaran).

Autisme adalah gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial. Autism hingga saat ini masih belum jelas penyebabnya. Dari berbagai penelitian klinis hingga saat ini masih belum terungkap dengan pasti penyebab autisme.

Secara ilmiah telah dibuktikan bahwa Autisme adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh muktifaktorial dengan banyak ditemukan kelainan pada tubuh penderita. Beberapa ahli menyebutkan autisme disebabkan karena terdapat gangguan biokimia, ahli lain berpendapat bahwa autisme disebabkan oleh gangguan psikiatri/jiwa, karena logam berat dan sebagainya.

Beberapa penelitian menunjukkan keluhan autism dipengaruhi dan diperberat oleh manifestasi alergi. Banyak pakar mengatakan bahwa autism disebabkan oleh karena kombinasi makanan yang salah atau lingkungan yang terkontaminasi zat-zat beracun yang mengakibatkan kerusakan pada usus besar yang mengakibatkan masalah dalam tingkah laku dan fisik termasuk autism.

Peneliti lainnya mengemukakan bahwa didapatkan kaitan IgE dengan penderita Autism. IgE adalah jenis imunoglobulin yang menunjukkan keadaan alergi pada seseorang. Banyak penelitian melaporkan bahwa dengan eliminasi makanan yang mengandung bahan alergi tampak mengurangi beberapa gejala autisme secara bermakna. Beberapa laporan lain mengatakan bahwa gejala autism semakin buruk bila manifestasi alergi itu timbul.

Mekanisme Pengaruh Alergi dan Autism Mekanisme bagaimana alergi mengganggu fungsi otak khususnya gangguan autism masih belum banyak terungkap. Namun ada beberapa teori mekanisme yang bisa menjelaskan, diantaranya adalah teori gangguan organ sasaran, pengaruh metabolisme sulfat, teori gangguan perut dan otak (Gut Brain Axis) dan pengaruh reaksi hormonal pada alergi

Alergi adalah suatu proses inflamasi yang tidak hanya berupa reaksi cepat dan lambat tetapi juga merupakan proses inflamasi kronis yang kompleks. Berbagai zat hasil, proses alergi seperti sel mast, basofil, eosinofil, limfosit dan molekul seperti IgE, mediator sitokin, kemokin merupakan komponen yang berperanan dalam peradangan di organ tubuh manusia.

Gejala klinis terjadi karena reaksi imunologik melalui pelepasan beberapa mediator tersebut dapat mengganggu organ tertentu yang disebut organ sasaran. Organ sasaran tersebut misalnya paru-paru maka manifestasi klinisnya adalah batuk atau asma, bila sasarannya kulit akan terlihat sebagai urtikaria, bila organ sasarannya saluran pencernaan maka gejalanya adalah diare dan sebagainya.

Sistem Susunan Saraf Pusat atau otak juga dapat sebagai organ sasaran, apalagi otak adalah merupakan organ tubuh yang sensitif dan lemah. Sistem susunan saraf pusat adalah merupakan pusat koordinasi tubuh dan fungsi luhur. Maka bisa dibayangkan kalau otak terganggu maka banyak kemungkinan manifestasi klinik ditimbulkannya termasuk gangguan perilaku pada anak. Apalagi pada alergi sering terjadi proses peradangan lama yang kompleks.

Seperti pada penderita intoleransi makanan, mungkin juga pada alergi makanan terdapat gangguan metabolisme sulfat pada tubuh. Gangguan Metabolisme sulfat juga diduga sebagai penyebab gangguan ke otak. Bahan makanan mengandung sulfur yang masuk ke tubuh melalui konjugasi fenol dirubah menjadi sulfat dibuang melalui urine. Pada penderita alergi yang mengganggu saluran cerna diduga juga terjadi proses gangguan metabolisme sulfur.

Gangguan ini mengakibatkan gangguan pengeluaran sulfat melalui urine, metabolisme sulfur tersebut berubah menjadi sulfit. Sulfit inilah yang menggakibatkan gangguan kulit (gatal) pada penderita. Diduga sulfit dan beberapa zat toksin inilah yang dapat menganggu fungsi otak. Gangguan tersebut mengakibatkan zat kimiawi dan beracun tertentu yang tidak dapat dikeluarkan tubuh sehingga dapat mengganggu otak.

Proses alergi dapat mengganggu saluran cerna, gangguan saluran cerna itu sendiri akhirnya dapat mengganggu susunan saraf pusat dan fungsi otak. Teori gangguan pencernaan berkaitan dengan Sistem susunan saraf pusat saat ini sedang menjadi perhatian utama. Teori inilah juga yang menjelaskan tentang salah satu mekanisme terjadinya gangguan perilaku seperti autism melalui Hipermeabilitas Intestinal atau dikenal dengan Leaky Gut Syndrome. Secara patofisiologi kelainan Leaky Gut Syndrome tersebut salah satunya disebabkan karena alergi makanan.

Teori Enteric nervous brain juga mungkin yang mungkin bisa menjelaskan adanya kejadian abdominal epilepsi, yaitu adanya gangguan pencernaan khususnya nyeri perut yang dapat mengakibatkan epilepsi (kejang) pada anak atau orang dewasa. Beberapa laporan ilmiah menyebutkan bahwa gangguan pencernaan atau nyeri perut berulang pada penderita berhubungan dengan kejadian epilepsi. Keterkaitan hormon dengan peristiwa alergi dilaporkan oleh banyak penelitian. Sedangkan perubahan hormonal itu sendiri tentunya dapat mengakibatkan gangguan pada fungsi otak dan perilaku.

Para peneliti melaporkan pada penderita alergi terdapat penurunan hormon seperti kortisol, metabolik. Hormon progesteron dan adrenalin tampak cenderung meningkat bila proses alergi itu timbul. Perubahan hormonal tersebut mengakibatkan keluhan kelelahan, emosi, gampang marah, kecemasan, panik, sakit kepala, migraine, kerontokan rambut dan keluhan lainnya.

Diagnosis pasti alergi makanan hanya dipastikan dengan cara eliminasi provokasi makanan. Penghindaran makanan penyebab alergi tidak dapat dilakukan hanya atas dasar hasil tes kulit alergi atau tes alergi lainnya, karena keterbatasan pemeriksaan tersebut. Penanganan khusus alergi pada anak dengan gangguan Autism dan gangguan perilaku lainnya harus melibatkan beberapa disiplin ilmu lainnya. Sebaiknya dilakukan pendekatan secara holistik dengan bidang alergi anak, neurology anak, psikiater anak, tumbuh kembang anak , endokrinologi anak dan gastroenterologi anak.

Penanganan ideal bagi alergi makanan adalah dengan menghindari penyebab makanan tersebut, bukan dengan mengkonsumsi obat jangka panjang. Eliminasi makanan tertentu yang mengakibatkan alergi ternyata dapat mengurangi gangguan pada penderita Autism dan penderita gangguan perilaku lainnya. Sangat penting melakukan deteksi dini gejala alergi dan gejala gangguan perkembangan dan perilaku pada anak. Bila hal tersebut dapat terdeteksi sejak dini maka pengaruh alergi terhadap fungsi otak seperti gangguan autism dan gangguan perilaku lainnya dapat dicegah atau paling tidak dapat diminimalkan.

Gangguan Perilaku Selain Autism Yang Berkaitan Dengan Alergi

(more…)

February 23, 2010 at 2:50 pm Leave a comment

AlerGi Makanan – 01

Alergi makanan, Tahanlah Keinginan..
07-10-2009 | Enny Sophia-medicastore.com

Alergi terhadap Makanan?
seafoodPernah mengalami bengkak kemerahan, dan gatal-gatal setelah menyantap nikmatnya makanan? Atau bahkan sampai merasakan sesak? Bila ya, kemungkinan anda mengalami alergi terhadap makanan. Meskipun angka kejadiannya sedikit, namun alergi terhadap makanan perlu juga diperhatikan karena akibat yang ditimbulkannya bisa menyebabkan kefatalan. Alergi makanan merupakan respon abnormal adanya makanan yang dipicu oleh sistem imun tubuh. Reaksi alergi yang terjadi dapat menyebabkan kejadian serius.

Mekanisme Alergi terhadap Makanan
Reaksi imunologis tubuh mempengaruhi timbulnya alergi terhadap makanan. Reaksi ini melibatkan imunoglobulin, yaitu protein yang membantu dalam respon kekebalan tubuh, tepatnya Imonuglobulin E (IgE) yang membentuk respon imun tubuh. Respon imun yang muncul dalam reaksi alergi melalui dua tahap, yaitu tahap sensitisasi alergen dan tahap elisitasi.

Tahap sensitisasi
Tahap sensitisasi muncul ketika tubuh memproduksi antibodi IgE yang spesifik. Tahap sensitisasi ini juga disebut dengan tahap induksi, merupakan kontak pertama dengan alergen (yaitu ketika mengkonsumsi makanan penyebab alergi).

(more…)

November 25, 2009 at 3:01 pm Leave a comment

Penuh Hal Baru …

Yesterday …

Tanggal 25 Mei 2009, hari pertama masuk kantor setelah habis masa cuti melahirkan. Meninggalkan dede tsaqib (cintaku) di rumah bersama pembantu, semoga dede mau mimi susu (asi) dari botol. Masuk kantor gak tau ngerjain apa, binun, ngenet gratis aja kali ya. Eit ternyata facebook susah banget di buka nya … puh. Truz binun di depan komp mau ngapain, jadi pengen pulang ketemu cintaku (dede tsaqib). Sampe jam makan siang tiba, lunch, jalan – jalan, shalat trus pompa asi buat dede tsaqib. Hingga jam 3 … wah cepet ya waktu di kantor berjalan, atau karena gak ada kerjaan kali ya jdnya terasa cepet banget. Pulaaaang … sampe rumah jam 5, laporan dari pembantu dede tsaqib gak mau mimi dr botol so jdnya pake sendok disuapin, Alhamdulillah punya pembantu yg sabar. Cuci tangan cuci muka ngasih mimi buat dede wuih …. laper kali ya dia ‘maafin umi ya’.

Today

Pagi sampe kantor beli sepatu di koperasi, abiz sepatu dah pada lecet (alasan aja – padahal laper mata kayanya), trus hidupin komp, buka email, facebook (tetep gak bisa), liat2 hp (pengen 5800 – adakah yang mau membelikan), speaker komp bermasalah (padahal pengen nonton film karena gak kerjaan, akhirnya tetep gak bisa, mungkin mang gak boleh nonton film kali ya), buka wordpress .. dah lama gak nulis. Tiba2 Handphone CDMA Nokia 2505 (milik ku yg bentar lagi merayakan 1 tahun nya) bergetar miscall dari rumah. Telp ke rumah, dede tsaqib tetep gak mau mimi dr botol puh cintaku mengapa gak mau dr botol itu isinya kan asi ko’ (sabar – sabar – sabar), so pake sendok lagi dech. Gak kerasa dah waktunya lunch … pantes perut sudah laper.

see u …

May 26, 2009 at 11:45 am Leave a comment

Akhirnya tiba …

Alhamdulillah ….

kerjaan buat peta dah selesei, dapat selesei tepat waktunya. hari ini hari terakhir masuk kantor menjelang cuti bersalin, karena besok sudah terhitung masuk cuti.

dari kemaren dah niat pengen have fun dikantor alias ngenet gratis, liat – liat facebook, maen pet society, liat – liat email, isi blog, tp mesti ngerjain 3 peta lagi …. alhamdulillah nya peta selesei meskipun have fun lum puas banget.

besok dah cuti, dirumah apa ya kegiatannya sambil nunggu dateng mules ???? ada sih seperti bulet – buletin kapas, nyuci baju dede, nyiapin keperluan dede, mmmmm apa lagi ya …. ????  baca – baca buku … ada ide ..

ei pamit ya dan minta maaf jika ada kesalahan ei, semoga kita ketemu lagi …. ei minta doanya ya semoga dilancarkan dan dimudahkan saat melahirkan nanti ….

ternyata begini ya klo dekat – dekat waktu mau melahirkan, dan yang selalu keingetan banget “Mama” …. mama dulu waktu melahirkan ei deg – degan gini gak ya … dipenuhi banyak perasaaan “ada rasa takut, bahagia, gak sabar, pokoknya banyak dech” …. Mama “ei sayang mama” …. duh ko jd cengeng ya …

intinya “ayo semangat” …. inget pesen nya ALIF “Mr. Ndut” …

see u all

one more time   “minta doa dan dukungannya”

:D

February 19, 2009 at 3:45 pm 1 comment

Pilek euy ….

Waduh …. menjelang melahirkan terserang pilek “flu berat”

Ini lah akibat nya gak nurut ma abi “suami tercinta”, seminggu yang lalu masih inget kan cuaca tidak bersahabat banget, pagi – pagi subuh hujan gede banget booo “HUGEBABO -  buatan Tika” sudah turun di rumah dan sekitarnya bahkan di jakarta juga mungkin sampe bogor juga….. He 3x, atau jangan – jangan di Indonesia.

Pagi – pagi dah memaksakan diri .. pokokna mah harus masuk abiz “banyak kerjaan” cuma abi dah bilang “Umi jangan masuk, hujan”, tetep kekeh pengen masuk. kata abi lagi : ya dah terserah dech ….

Hal hasil, maksakeun masuk “berangkat” dengan abi + motor shogun (down to earthnya abi), …. motor nyala dengan gerimis – gerimis gitu, jalan dech …. belum ada 100 meter naek motor belum ada 10 menit BYURRRR HUGEBABO DATENG LAGI ….. so …….. back to home “AGAIN” ….. maaf ya abi, umi gak nurut …. hasilnya HATCHIIIIIII “flu berat” padaha … dah menjelang lahiran nich …. puih. Dah seminggu nich hidungnya masih mampet, dikasih obat ma DOkter Kandungan ku, cuma lum sembuh total, waduh …. berdoa sebelum lahiran dah sehat 100 %. Gak asik kan masa lahiran pas pilek22 nya …. He 3x.

Makanya nurut ma Suami …. I Love U … Abi

February 16, 2009 at 10:21 am Leave a comment

… Normal atau Caesar ??? …

Resiko Tinggi ????

Pertanyaan yang sering ditanyakan ketika menjelang persalinan atau ketika usia kandungan sudah memasuki trimester ketiga. Yang pasti pertanyaan ini bikin deg-degan, mau melahirkan Caesar atau Normal. Kalau ditanya seperti itu pasti jawabnya ya NORMAL lah … Banyak cerita yang didapat dari ibu – ibu di kantor atau dari saudara, kakak, tante kita bahkan ibu kita. Kalau mama bilang enakan NORMAL dibandingkan CAESAR, maklum mama melahirkan ketiga anaknya dengan Jalan Normal.

Akan tetapi kemungkinan saya melahirkan Normal belum 100% terjawab “Ya” oleh dokter kandungan ku. Satu penyebabnya menurut My Docter ukuran berat “Dede” yang besar, kedua apa karena dokter melihat diriku manja kali ya so dinilai takut gak kuat nantinya, ketiga ukuran panggul. InsyaAllah minggu besok akan melakukan pemeriksaan panggul, berharap banget ukuran panggul ku besar sehingga “Dede” bisa dilahirkan dengan Normal. Walaupun Manja, insyaAllah kuatlah … tapi saya yakin bisa melahirkan NORMAL … karena jika dilihat dari artikelIbu Hamil Resiko Tinggi” sumber http://ibuhamil.com , jadi lebih tau mana yang lebih beresiko dan harus melahirkan dengan jalan CAESAR …

“Ibu Hamil Resiko Tinggi”
Apakah yang dimaksud Ibu hamil dengan risiko tinggi ?
Yaitu Ibu Hamil yang mengalami risiko atau bahaya yang lebih besar pada waktu kehamilan maupun persalinan, bila dibandingkan dengan Ibu Hamil yang normal.

Siapakah yang termasuk Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi ?
- Ibu dengan tinggi badan kurang dari 145 cm.
- Bentuk panggul ibu yang tidak normal.
- Badan Ibu kurus pucat.
- Umur Ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun
- Jumlah anak lebih dari 4 orang.
- Jarak kelahiran anak kurang dari 2 tahun.
- Adanya kesulitan pada kehamilan atau persalinan yang lalu.
- Sering terjadi keguguran sebelumnya.
- Kepala pusing hebat. Kaki bengkak.
- Perdarahan pada waktu hamil.
- Keluar air ketuban pada waktu hamil.
- Batuk-batuk lama.

Bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan akibat Ibu hamil dengan risiko tinggi ?
- Bayi lahir belum cukup bulan.
- Bayi lahir dengan berat kahir rendah (BBLR).
- Keguguran (abortus).
- Persalinan tidak lancar / macet.
- Perdarahan sebelum dan sesudah persalinan.
- Janin mati dalam kandungan.
- Ibu hamil / bersalin meninggal dunia.
- Keracunan kehamilan/kejang-kejang.

Apakah kehamilan risiko tinggi dapat dicegah ?
Kehamilan risiko tinggi dapat dicegah bila gejalanya ditemukan sedini mungkin sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikinya.

Bagaimana pencegahan kehamilan risiko tinggi dapat dilakukan ?
- Dengan memeriksakan kehamilan sedini mungkin dan teratur ke Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit, paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan.
- Dengan mendapatkan imunisasi TT 2X.
- Bila ditemukan kelainan risiko tinggi pemeriksaan harus lebih sering dan lebih intensif.
- Makan makanan yang bergizi yaitu memenuhi 4 sehat 5 sempurna.

Apa yang dapat dilakukan seorang Ibu untuk menghindari bahaya kehamilan risiko tinggi ?
- Dengan mengenal tanda-tanda kehamilan risiko tinggi.
- Segera ke Posyandu, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat bila ditemukan tanda-tanda kehamilan risiko tinggi.

January 28, 2009 at 11:50 am 6 comments

… Last Day …

Today … Hari ini … Hari terakhir di tahun 2008

Puh …. ngapain ya ??? Yang bener dah ngapain aja ya selama 1 tahun ini …apakah banyak manfaat atau banyak mudharat nya !!! semoga banyak manfaat nya ya … Amin

Biasanya, orang – orang gi sibuk nich meributkan resolusi/rencana untuk tahun depan atau mungkin saat ini lg sibuk mempersiapkan rencana merayakan tahun baru 2009 … sibuk buat pesta atau sibuk nawar terompet (padahal terompet yang harganya dah murah banget tetep aja ditawar juga … maklum kebiasaan !!!), diriku sibuk apa ya ??? “YANG PASTI SIBUK BUAT LAYOUT BANJIR 2009 (LAUNCHING LAYOUT BANJIR)”

Pesta Kembang Api atau Pesta Malam Tahun Baru kayanya Gak Terlalu Penting dech …. !!! buat ku, yang penting dimana pergantian tahun Masehi ini dimana di dahului oleh tahun Hijriah Qita harus buat PERUBAHAN KE ARAH YANG LEBIH BAIK … ini yang penting !! ————– Perubahan Yang Lebih Baik ————–

so : mari kita melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dari kemaren “Hari Esok harus Lebih Baik dari Hari ini”

— Selamat Tahun Baru 1430 Hijriah dan 2009 —

December 31, 2008 at 2:41 pm Leave a comment

Older Posts


.: Panggil saya “EI” :.

Blog ini hanya sekedar coret-coretan di kertas buram, dan sekedar menceritakan hal-hal yang ditemui. Satu harapan, tulisan ini bisa memberi manfaat meskipun hanya satu kata. See u ....

TulisanTeraKhiR

KaLenDer

February 2012
M T W T F S S
« Feb    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

My Archives …

YangMampir?

  • 5,156 orang

RSS INFORMATION


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.